Ruqyah Rumah


CARA  MENGUSIR JIN DALAM RUMAH
 [ RUQYAH RUMAH ]

Dalam kitab Wiqoyatul Insan minal Jinni wasy-Syaithon, karya Syeikh Wahid Abdussalam Bali, disebutkan bahwa jika kita merasa dalam rumah kita  terdapat gangguan jin [ kafir] yang menyebabkan rumah tangga kita atau kehidupan kita dan keluarga  kita terganggu, maka lakukan hal-hal sebagai berikut  ini :
  1. Ajak dua orang untuk menemai anda di rumah tersebut, lalu katakanlah ketika masuk rumah tersebut : “Saya mengajak Kalian kepada perjanjian yang diberikan Nabi Sulaiman as kepada kalian, hendaklah kalian keluar dan pergi dari rumah kami. Saya mengajak kalian atas nama Allah untuk keluar dan jangan sekali-kali kalian menyakiti siapapun”. Ulangi melakukan ini sampai 3 hari.
  2. Ambillah air dalam bejana atau ember dan celuplah jarimu di dalamnya [ lebih utama air tersebut dilarutkan garam secukupnya-red]. Lalu dekatkan mulut Anda ke tempat air , lalu ucapkan :


بسم الله اَمْسَيْنَا باللهِ الذي لَيْسَ منهُ شيئٌ مُمْتَنَعٌ وَبِعِزّةِ اللهِ الّتي لا تُرامُ ولا تُضَامُ وسُلْطانِ اللهِ الْمَنِيْعِ نَحْتَجِبُ وبِاَسْمائِهِ الْحُسْنَى كُلِّهَا عَائِدٌ مِنَ اْلاَباَلِيْسَةِ وَمِنْ شَرِّ شَياَطِيْنِ اْلاِنْسِ و الْجِنِّ ومِنْ شَرِّ مَعْلَنٍ ومَسَرٍّ ومِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَذَرَاَ وَبَرَاَ وَمِن شَرِّ اِبْلِيْسِ وَ جُنُوْدِهِ مِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ . اَنْتَ اَخِذٌ بِنَاصِيَتِهَا اِنَّ رَبِّي عَلَي صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٌ . اَعُوْذُ بِمَا اسْتَعَاذَ بِه ابراهيْمُ و مُوْسَ و عِيْسَ و محمدٌ منْ شَرِّ مَا خَلَقَ وذَرَاَ وَبَرَاَ, ومِنْ شَرِّ اِبْلِيْسَ وَ جُنُوْدِهِ ومِنْ شَرِّ مَايَبْغِى . اَعوذُ باللهِ السَّمِيْعِ العَلِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ.

بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan menyebut nama Allah , kami hidup dengan nama Allah yang tidak ada sesuatu yang tercegah dari-Nya. Dan dengan kemuliaan Allah yang tidak akan sirna dan habis. Dan kami berlindung  dengan kekuasaan Allah yang menghalangi. Dan dengan Asmaul Husna. Semuanya berlindung dari gangguan iblis-iblis dan dari kejahatan setan dari jenis jin dan manusia. Dan dari kejahatan setiap orang yang keluar di waktu malam, dan bersembunyi di waktu siang, dan bersembunyi di waktu malam dan keluar di waktu siang. Dan dari kejahatan semua ciptaanya dan makhluknya. Dan dari kejahatan iblis dan bala tentaranya.Dan dari kejahatan binatang buas. Engkaulah penentu bagian dan nasibnya  jika dituntut kepada jalan yang lurus. Saya berlindung kepada zat yang mana Ibrahim ,Musa, dan Isa meminta perlindungan kepada-Nya. Dan dari kejahatan semua makhluk dan ciptaan-Nya . Dan dari  kejahatan Iblis dan serdadunya. Dan dari kejahatan apa yang mereka ingkari.
Saya berlindung kepada Allah yang maha mendengar lagi Maha mengetahui dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah yang Maha pengasih lagi Maha penyayang ( lalu bacakanlah ayat-ayat Al-Qur’an berikut ini) :
  1. Lalu bacalah surat Ash-Shaffat 1-10
وَالصَّافَّاتِ صَفًّا
 فَالزَّاجِرَاتِ زَجْرًا
فَالتَّالِيَاتِ ذِكْرًا
إِنَّ إِلَهَكُمْ لَوَاحِدٌ
رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا وَرَبُّ الْمَشَارِقِ
إِنَّا زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِزِينَةٍ الْكَوَاكِبِ
وَحِفْظًا مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ مَارِدٍ
لا يَسَّمَّعُونَ إِلَى الْمَلإ الأعْلَى وَيُقْذَفُونَ مِنْ كُلِّ جَانِبٍ
دُحُورًا وَلَهُمْ عَذَابٌ وَاصِبٌ
إِلا مَنْ خَطِفَ الْخَطْفَةَ فَأَتْبَعَهُ شِهَابٌ ثَاقِبٌ

Demi (rombongan) yang bersaf-saf dengan sebenar-benarnya,[1]
dan demi (rombongan) yang melarang dengan sebenar-benarnya (dari perbuatan-perbuatan maksiat),[2]
dan demi (rombongan) yang membacakan pelajaran,[3]
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Esa.[4]
Tuhan langit dan bumi dan apa yang berada di antara keduanya dan Tuhan tempat-tempat terbit matahari.[5]
Sesungguhnya Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu bintang-bintang,[6]
dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap setan yang sangat durhaka,[7]
setan-setan itu tidak dapat mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari dari segala penjuru.[8]
Untuk mengusir mereka dan bagi mereka siksaan yang kekal,[9]
akan tetapi barang siapa (di antara mereka) yang mencuri-curi (pembicaraan); maka ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang.[10]

  1. Lalu percikkan air kepada setiap sudut rumah , dan ratakan di setiap sudutnya. Dengan izin Allah ,mereka akan keluar.
  2. Sebagai tambahan, sebelum melakukan ke empat  langkah di atas, bacalah terlebih dahulu do’a perlindungan,  surat al fatihah dan ayat kursy.  Semoga atas ridho Allah SWT rumah akan terbebas dari gangguan syaithon. Wallahu A’lam bi ash-showab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kajian ABAJADUN

KAJIAN HUKUM.... (LPMA)

KHASIAT AYAT LIMA