Postingan

HUKUM JUAL BELI JUZ'U UDHIYAH

MENJUAL SESUATU DARI HEWAN SEMBELIHAN KURBAN Dalam masalah ini terdapat beberapa hadits, sebagaimana tersebut dibawah ini. 1. Hadits Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu. عَنْ عَلِيِّ رضي اللّه عنْه أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَهُ أَنْ يَقُومَ علَى بًدْنِهِ وَأَنْ يَقْسِمَ بُدْنَهُ كُلَّهَا لُحُو مَهَا وَجُلُو دَهَا وَجِلاَلَهَا (فِي الْمَسَا كِيْنِ) وَلاَ يُغْطِيَ فِي جِزَارَتِهَا شَيْئًا “Dari Ali Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkannya agar dia mengurusi budn (onta-onta hadyu) beliau[4], membagi semuanya, dan jilalnya[5] (pada orang-orang miskin). Dan dia tidak boleh memberikan sesuatupun (dari kurban itu) kepada penjagalnya”. [HR Bukhari no. 1717, tambahan dalam kurung riwayat Muslim no. 439/1317] Pada riwayat lain disebutkan, Ali Radhiyallahu ‘anhu berkata. أَمَرَ نِي رَسُولُ اللّه صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ أَقُومَ عَلَى بُدْنِهِ وَأَنْ أَتَصَدَّقَ بِلَحْمِهَا وَجُلُودِهَا وَأَجِلَّتِهَا وَأَنْ لاَ أُعْطِ...

HUKUM MENJUAL KULIT DAN BAGIAN LAIN HEWAN QURBAN

Gambar
    Istilah qurban secara bahasa berasal dari kata  qaruba-yaqrubu-qurbanan  artinya pendekatan diri. Sedangkan menurut istilah qurban artinya menyembelih hewan qurban pada hari  nahar  (10 Zulhijjah) dan hari  tasyriq  (11, 12 dan 13 Zulhijjah) dengan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah sebagai realisasi rasa syukur atas nikmat Allah. اْلأُضْحِيَةُ هِيَ إِسْمٌ لِمَا يُذْبَحُ مِنَ اْلإِبِلِ وَالْبَقَرِ والْغَنَمِ  يَوْمَ النَّحْرِ وَأَيَّامِ التَّسْرِيْقِ تَقَرُّبًا إِلَى اللهِ تَعَالَى Al-Udhhiyyah adalah nama bagi binatang yang disembelih baik unta, sapi dan kambing pada hari Nahar dan hari-hari Tasyriq untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala”  (Fiqhus Sunnah III/197). Dalil perintah berqurban cukup banyak baik dalam al-Qur’an maupun hadis, di antaranya QS. al-Kautsar (108): 13, al-Hajj (22): 34. Dalam menjalankan ibadah qurban bisa dilaksanakan langsung oleh shahibul qurban atau diserahkan kepada orang lain yang di...

WANITA YANG HARAM DINIKAHI (kitab fathul qorib)

Gambar
(Fasal) wanita-wanita yang diharamkan, maksudnya yang diharamkan untuk dinikahi dengan dalil Nash (Al Qur’an) ada empat belas. (فَصْلٌ وَ الْمُحَرَّمَاتُ) أَيِ الْمُحَرَّمُ نِكَاحُهُنَّ (بِالنَّصِ أَرْبَعَ عَشْرَةَ)  Di dalam sebagian redaksi menggunakan ungkapan,  “arba’ata ‘asyara.” وَفِيْ بَعْضِ النُّسَخِ أَرْبَعَةَ عَشَرَ Mahram Jalur Nasab Yaitu tujuh wanita sebab nasab. Mereka adalah ibu walaupun hingga ke atas. Dan anak perempuan walaupun hingga ke bawah. (سَبْعٌ بِالنَّسَبِ وَهُنَّ الْأُمُّ وَإِنْ عَلَتْ وَالْبِنْتُ وَإِنْ سَفُلَتْ) Adapun anak wanita yang dihasilkan dari sperma zinanya seorang laki-laki, maka bagi laki-laki tersebut dihalalkan menikahinya menurut pendapat al ashah, akan tetapi hukumnya makruh. أَمَّا الْمَخْلُوْقَةُ مِنْ مَاءِ زِنَا شَخْصٍ فَتَحِلُّ لَهُ عَلَى اْلأَصَحِّ لَكِنْ مَعَ الْكَرَاهَةِ Baik wanita yang dizinai atas keinginan sendiri ataupun tidak. وَسَوَاءٌ كَانَتِ الْمَزْنِيُّ بِهَا مُطَاوِعَةً أَوْ لَا  Sedangkan bagi seor...

Dalil ‎Wirid ‎Sebelum ‎Sholat ‎Subuh ‏

Gambar
بسم الله الرحمن الرحيم عن ابن عمر رضي الله عنه أن رجلا قال : يا رسول الله إن الدنيا أدبرت عني وتولت . قال صلى الله عليه وسلم له:    فأين أنت من صلاة الملائكة(1)، وتسبيح الخلائق وبه يرزقون (2)، قل عند طلوع الفجر(3)، سبحان الله وبحمده سبحان الله العظيم، أستغفر الله مائة مرة (4)، تأتيك الدنيا صاغرة. أو كما قال عليه الصلاة والسلام. فولى الرجل فمكث ثم عاد فقال: يا رسول الله لقد أقبلت علي الدنيا فما أدري أين أضعها. هذا الحديث لم يرد في الكتب الصحيحة ولم يروه إلا الخطيب، إلا أن له مؤيدات من الكتاب والسنة تثبت صحته، وقد قال تعالى: بسم الله الرحمن الرحيم  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الأَمْرِ مِنْكُمْ فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً.  صدق الله العظيم. وفي ما يلي هذه المؤيدات. مؤيدات الحديث من القرآن والسنة أولا: بيان أن صلاة الملائكة هو التسبيح والاستغفار. قال تعالى : الَّذِينَ يَحْمِلُ...

Hadit² Musibah

DIANTARA DARI BEBERAPA HADITS TENTANG MUSIBAH Mush’ab bin Sa’id -seorang tabi’in- dari ayahnya, ia berkata, يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلاَءً “ Wahai Rasulullah, manusia manakah yang paling berat ujiannya? ” Beliau  shallallahu ‘alaihi wa sallam  menjawab, الأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الأَمْثَلُ فَالأَمْثَلُ “ Para Nabi, kemudian yang semisalnya dan semisalnya lagi. ” (HR. Tirmidzi , Ibnu Majah) 2-  Musibah bisa jadi pudihapuskannya dosa, sebagaimana firman Allah  Ta’ala , مَنْ يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ “ Barang siapa yang melakukan keburukan (baca:maksiat) maka dia akan mendapatkan balasan karena keburukan yang telah dilakukannya ”(QS An Nisa: 123). Allah  Ta’ala  juga berfirman, وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ “ Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). ” (QS. Asy Syura: 30). N...